Hotel di Purwakarta - Pembakaran Alquran - Rencana aksi pembakaran Al Quran oleh sekelompok orang di Amerika Serikat terus mendapat tentangan. Bahkan seorang penyandang tuna netra ikut berbaur dalam ratusan demonstran yang menentang rencana itu.
Ardiansyah, dari Ikatan Tuna Netra Muslim Indonesia membawa serta Al Quran braille dalam unjuk rasa tersebu. "Ini saya bawa 1 juz, kalau bawa ini 30 juz, saya bawa sekarung. Dan mereka mau bakar Al-Quran seenaknya," kata Ardiansyah di Bandung, Jumat (3/9)
Dia mengecam rencana aksi pembakaran Al-Quran yang dikampanyekan sekelompok pendeta di Florida, Amerika Serikat. Bagi kaum muslim yang tuna-netra, membaca Al-Quran bukan perkara mudah karena jumlahnya masih terbatas. Mendapatkannya pun tidak murah. Satu set Al-Quran braile 30 juz harganya bisa menembus Rp 1,5 juta. "Kami tuna netra, mengutuk keras (rencana pembakaran itu)," katanya.
Ardiansyah, dari Ikatan Tuna Netra Muslim Indonesia membawa serta Al Quran braille dalam unjuk rasa tersebu. "Ini saya bawa 1 juz, kalau bawa ini 30 juz, saya bawa sekarung. Dan mereka mau bakar Al-Quran seenaknya," kata Ardiansyah di Bandung, Jumat (3/9)
Dia mengecam rencana aksi pembakaran Al-Quran yang dikampanyekan sekelompok pendeta di Florida, Amerika Serikat. Bagi kaum muslim yang tuna-netra, membaca Al-Quran bukan perkara mudah karena jumlahnya masih terbatas. Mendapatkannya pun tidak murah. Satu set Al-Quran braile 30 juz harganya bisa menembus Rp 1,5 juta. "Kami tuna netra, mengutuk keras (rencana pembakaran itu)," katanya.
Hizbut Tahrir Indonesia yang menggelar demonstrasi tersebut mengutuk rencana yang disebutnya "rencana sinting" itu. "Kalau ini jadi dilakukan, pasti akan memancing reaksi umat muslim," kata juru bicara kelompok itu, Luthfi Afandi di sela aksi itu.
Luthfi mengatakan, tidak bisa membayangkan reaksi yang muncul jika aksi itu jadi dilakukan. Yang pasti, lanjutnya, kelompoknya tidak akan membalasnya dengan ikut-ikutan membakar kitab suci agama lain karena itu bakal memperkeruh suasana. "Tapi kami tidak menjamin bahwa kaum muslim tidak melakukan hal seperti itu," katanya.
No comments:
Post a Comment